My Blog
Bila Markis Kido dan Michael Phelps tidak berani mencanangkan target pencapaian medali emasnya jauh sebelum berangkat ke Olimpiade Beijing, mungkin apa yang diperolehnya tidak seperti yang diharapkannya. Keberhasilan atlet yang mendapatkan medali emas bukan hanya karena kehebatannya didalam cabang olah raga tertentu, melainkan sebuah kombinasi antara imajinasi, harapan dan kerja keras. Contoh sebaliknya adalah seperti Taufiq Hidayat yang sangat handal ditunggal putra, ternyata baru sekali main sudah harus masuk kotak.
Keberhasilan memang merupakan suatu kombinasi antara imajinasi, harapan dan kerja keras. Melalui imajinasi Michael Phelps membayangkan bagaimana kalau dia bisa melampaui rekor 7 medali emas yang pernah diraih oleh Mark Spitz. Bila imajinasi ini mempengaruhi pikiran kita sedemikian kuat, maka akan terjadi suatu proses sinkronisasi pikiran sadar dan bawah sadar yang akan menghilangkan pikiran negatif dan menambah pikiran positip untuk mencapai apa yang diinginkannya. Bila pikiran positip ini ditindak lanjuti dengan kerja keras melebihi apa yang dilakukan oleh orang lain, maka tidak mustahil kita bisa mencapai apa yang kita inginkan.
Selamat untuk Markis Kido dan kawan2 yang berhasil mengharumkan nama bangsa dan negara dan semoga makin banyak atlet Indonesia yang berangkat dengan misi yang jelas baik untuk kepentingan negara dan bangsa maupun untuk masa depan diri sendiri.
Tanpa terasa Indonesia sudah merdeka selama 63 tahun dan kita boleh berbangga melihat kemajuan Indonesia ditahun 2008 yang sudah sangat berbeda dibandingkan dengan tahun 1945. Orang asing yang baru pertama kali datang ke Jakarta pasti kagum dengan gedung2 yang tinggi dan kepadatan lalu lintas yang dipadati dengan kendaraan bermotor termasuk mobil2 mewah yang lalu lalang di jalan.
Namun apa arti sebuah kemerdekaan bagi rakyat kecil yang tinggal dibantaran sungai atau pemulung disekitar TPS (tempat pembuangan sampah) dipinggir Jakarta? Anda tahu jawaban mereka pasti jauh berbeda dibandingkan dengan jawaban wakilnya yang duduk di Senayan. Kalau yang di Senayan bisa merayakan kemerdekaan dengan gajinya yang berpuluh juta, sedangkan Bang Bejo mungkin baru bisa merdeka ngutang beras diwarung sebelah untuik memberi makan keluarganya hari ini.
Masih untung bagi wong cilik dihari 17 Agustus masih bisa ikut lomba balap karung, panjat pinang dan makan kerupuk peninggalan zaman Belanda dimana pada saat itu sinyo dan noni Belanda melihat "monyet2" inlander rebutan kado diatas pohon pinang dan makan kerupuk.
Sungguh ironis hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia ini, wakil rakyat yang jauh lebih kaya dan berkuasa dari yang diwakilinya, masih tega melakukan korupsi walaupun kemisikinan rakyat yang diwakilinya berada dipelupuk mata. Ternyata bangsa sendiri tidak jauh berbeda kejamnya dari Belanda sang penjajah. Predikat wakil rakyat mungkin hanyalah sebutan pada saat masa kampanye saja, setelah menjabat disebut bos atau pejabat tinggi ya terserah Anda.
Bila kita menyimak lirik lagu Imagine karya John Lenon & Yoko Ono yang membayangkan seandainya manusia hidup tanpa adanya surga dan neraka hanya langit diatas kita........tiada negara dan agama dimana kita tidak harus saling bunuh atau mati karenanya dan seluruh umat manusia bisa hidup dalam damai.
![]() |
Imagine there's no Heaven It's easy if you try No hell below us Above us only sky
Imagine all the people Living for today
Imagine there's no countries It isn't hard to do Nothing to kill or die for And no religion too
Imagine all the people Living life in peace...
You may say I'm a dreamer But I'm not the only one
I hope someday you'll join us And the world will be as one
Imagine no possessions I wonder if you can No need for greed or hunger
A brotherhood of man Imagine all the people Sharing all the world...
You may say I'm a dreamer But I'm not the only one
I hope someday you'll join us And the world will live as one
Dulu guru agama saya berkata:
"John Lenon itu orang murtad, manusia hidup harus beragama, menyembah Allah dan
menyayangi sesama". Tetapi melihat situasi seperti sekarang ini, saya ragu dengan apa yang dikatakan guru saya
dan kalau John Lenon masih hidup mungkin saya akan mengikuti ajakan dia untuk
menciptakan dunia yang damai walaupun mungkin harus tanpa negara dan agama.
This is a Message received from a friend:
I don't know what you guys are paying for gasoline... but here in Durban, we are also paying higher, up to 47.35 per litre. But my line of work is in petroleum for about 31 years now, so here are some tricks to get more of your money's worth for every litre.
Here at the Marian Hill Pipeline, where I work in Durban, we deliver about 4 million litres in a 24-hour period thru the pipeline.
One day is diesel; the next day is jet fuel, and gasoline, LRP and Unleaded. We have 34-storage tanks here with a total capacity of 16,800,000 litres.
ONLY BUY OR FILL UP YOUR CAR OR BIKKIE IN THE EARLY MORNING WHEN THE GROUND TEMPERATURE IS STILL COLD. Remember that all service stations have their storage tanks buried below ground. The colder the ground, the denser the fuel, when it gets warmer gasoline expands, so buying in the afternoon or in the evening.... your litre is not exactly a litre.
In the gasolineeum business, the specific gravity and the temperature of the gasoline, diesel and jet fuel, ethanol and other gasolineeum products play an important role. A 1degree rise in temperature is a big deal for this business. But the service stations do not have temperature compensation at the pumps.
WHEN YOU'RE FILLING UP, DO NOT SQUEEZE THE TRIGGER OF THE NOZZLE TO A FAST MODE. If you look, you will see that the trigger has three (3) stages: low, middle, and high. In slow mode, you should be pumping on low speed, thereby minimizing the vapours that are created, while you are pumping. All hoses at the pump have a vapour return. If you are pumping on the fast rate, some of the liquid that goes to your tank becomes vapour. Those vapours are being sucked up and back into the underground storage tank so you're getting less worth for your money.
ONE OF THE MOST IMPORTANT TIPS IS TO FILL UP WHEN YOUR TANK IS HALF FULL. The reason for this is, the more fuel you have in your tank, the less air occupying its empty space. Gasoline evaporates faster than you can imagine. Gasolineeum storage tanks have an internal floating roof. This roof serves as zero clearance between the gasoline and the atmosphere, so it minimizes the evaporation.
Unlike service stations, here where I work, every truck that we load is temperature compensated, so that every litre is actually the exact amount.
ANOTHER REMINDER, IF THERE IS A FUEL TRUCK PUMPING INTO THE STORAGE TANKS, WHEN YOU STOP TO BUY, DO NOT FILL UP - most likely the gasoline/diesel is being stirred up as the fuel is being delivered, and you might pick up some of the dirt that normally settles on the bottom.
Hope, this will help you get the maximum value for your money.
DO SHARE THESE TIPS WITH OTHERS! LET’S SHARE INFORMATION AND BENEFIT ALL, FOR THE BETTER OF MANKIND.
***********************
Source : http://www.foxnews.com

Very early morning May 12, photographer Wang went about preparing to shoot wedding pictures for a young couple, this was the test shot before the shoot...at the famous 100-year-old Church of the Annunciation in Pengzhou, Sichuan, China.

And then it happened.... the earth quake! 7.8 on the Richter scale. Bricks fall from the building during the earthquake, which turned Wang from a wedding photographer into a journalist. "Thank God we were only shooting from outside the church!" remarked
a helper. The stunned couple huddles together at the church ground during initial tremors.
'I shouted to people, 'Run! Run!'' said
photographer Wang Qiang. 'The ground shook and we couldn't see
anything in the dust.' As the dust began to clear, the true extent
of damage was only beginning to appear...

A cracked facade was all that remained of the 100-year-old Church of the Annunciation after the quake. Most of the church 'collapsed in 10 seconds,' said Wang, who lives in Chengdu , capital of hard-hit Sichuan province.

Soon after the quake, the people at the seminary set out for a nearby village, but residents warned them the route was blocked. 'We could still hear landslides,' Wang wrote in an online account of the disaster. So they stayed overnight in a tent and made it to the village the next day, thanks to help from a truck driver.

A scarf from a wedding dress lies forgotten
in front of the seminary. Wang said he thought the catastrophe would strengthen the bonds of the couples who were there that day: 'Having
gone through a life-and-death test, they surely will clasp hands and grow old
together.'
No one was harmed at the above location.
They'll sure have a Wild story to tell there
Children!
Ayo dukung Indonesia!
Pemilihan 7 keajaiban milik dunia kembali digelar, berbeda dengan kriteria
sebelumnya dengan keajaiban yang dibuat secara sengaja oleh manusia dalam
bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban baru
milik dunia yang bukan dari buatan manusia.
Sudah terpilih sebanyak 77 tempat di seluruh dunia dari berbagai kategori, dan Indonesia
mengajukan atau setidaknya sudah terpilih sebanyak 3 tempat eksotik, antara
lain:
1. Komodo National Park
2. Krakatau, Volcanic Island
3. Lake Toba

Voting dilakukan melalui internet, dengan batas waktu sampai akhir 2008!
VOTE for INDONESIA
: http://www.new7wonders.com/ atau: http://www.new7wonders.com /nature/en/liveranking/
Catatan:
Indonesia mungkin akan kalah
dari negara lain, bahkan negara kecil yang mengajukan tempat yang tidak terlalu
menarik, hanya karena negara tersebut lebih melek internet ( Singapore
contohnya, yang mengajukan Bukit Timah Nature Reserve). Dan yg lebih
menyedihkan lagi, pulau Sipadan juga termasuk dlm nominee yg diajukan oleh Malaysia .
(sedihT_T).
Brazil
misalnya, pemerintahnya menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakatnya yang
tidak punya akses internet agar bisa ikut memilih untuk negaranya.
Karena itu, ayo bantu sebarkan informasi dan ajakan ini!
Stress adalah reaksi pikiran dan perasaan yang terjadi pada saat kita menerima sesuatu yang tidak kita harapkan dan biasanya sesuatu yang tidak menyenangkan dan diluar kemampuan kita untuk menolaknya. Misalnya kita sedang berada didalam sebuah rapat yang sangat penting, tiba2 datang sebuah fax yang memberitahukan bahwa proyek yang sedang kita bahas dalam rapat dan sedang kita tunggu2 itu dibatalkan. Sebagai manusia normal, sesuatu yang tidak menyenangkan pasti menimbulkan rasa kecewa, panik dan mungkin saja membuat kita mudah marah.
Supaya kita terhindar dari stress yang berkepanjangan, maka anggaplah masalah yang membuat stress adalah sebuah file yang misalnya kita beri nama "File Masalah", yang dapat segera diproses atau bila belum selesai dapat disimpan didalam filing cabinet pikiran kita bersama dengan file lainnya. Saya tidak bisa membayangkan apabila kita tidak membuat partisi didalam filing cabinet dan mencampur adukkan semua file didalam filing cabinet kita, tentu sangat sulit bagi kita untuk mencarinya dikemudian hari. Hal ini sama dengan fungsi pikiran kita, bila kita tidak membuat partisi didalam pikiran kita dan mencampur adukkan semua persoalan, maka kita tidak dapat membedakan mana "File Kegembiraan", "File Sukses" dan mana "File Masalah".
Apakah kita bisa membuat partisi didalam pikiran kita semudah membuat partisi di computer atau filing cabinet ? Tentu, untuk membuat partisi dipikiran kita, diperlukan latihan untuk menutup dan membuka file2 yang ada dipikiran kita. Kita harus membiasakan melupakan "File Masalah" bila kita sedang membuka "File Sukses" atau file lainnya, misalnya, lupakan sejenak masalah kita disaat kita sedang melakukan negosiasi harga dengan pelanggan lain.
Setelah kita selesai melakukan negosiasi dan berakhir dengan transaksi yang baik, kita bisa segera menutup file sukses dan membuka kembali File Masalah untuk diselesaikan. Bila kita telah berusaha secara maksimal dan ternyata File Masalah tidak bisa kita selesaikan, maka masukkan file masalah kita ke "Junk File" untuk segera kita lupakan.
Mudah2an dengan cara ini kita bisa menghindari stress dan mengerjakan file2 pikiran kita lainnya dengan baik.
Tuhan menciptakan manusia lengkap dengan organ yang terhubung satu dengan lainnya (interconnected) secara sempurna dan dilengkapi dengan kemampuan berpikir yang sangat luar biasa canggihnya. Windows Vista yang demikian canggih saat ini mungkin hanya sepersekian persen (puluhan digit dibelakang koma) dibandingkan dengan kemampuan otak manusia. Tetapi apa yang diberikan secara gratis oleh Tuhan ternyata tidak pernah atau tidak kita gunakan secara maksimal. William James yang melakukan penyelidikan pada tahun 1908 dan saat ini masih menjadi perdebatan bahwa Albert Einstein ternyata hanya menggunakan kemampuan otaknya sebesar 10% saja. Apabila Albert Einstein hanya menggunakan 10%, berapa persen kemampuan otak yang kita pergunakan didalam menjalani kehidupan ini ?
Kemampuan manusia yang luar biasa itu ternyata berada didalam pikiran bawah sadar kita. Apabila pikiran sadar kita sudah dipenuhi dengan logika dari pengalaman masa kecil hingga dewasa, termasuk rasa takut atau trauma, maka setiap perintah dari otak kita untuk melakukan tindakan akan terganjal oleh logika dan trauma yang kita ciptakan sendiri. Misalnya kita disuruh menggeser lemari yang menutupi pintu yang beratnya 500 kg dan otak kita memerintahkan seluruh organ tubuh untuk bertindak, maka pikiran sadar kita akan mulai memproses dengan logika dan karena logika kita mengatakan tidak mungkin menggeser benda seberat 500 kg, maka kita tidak akan berhasil menggeser lemari itu. Tetapi bila kita berada didalam ruangan yang sama dan terjadi kebakaran hebat dan kita hanya bisa lolos dari kebakaran dengan menggeser lemari yang beratnya 500 kg, maka keinginan yang sangat kuat untuk menyelamatkan diri dapat menghasilkan kekuatan yang sangat diluar dugaan, dan sangat mungkin kita mampu menggeser lemari yang sangat berat itu dan keluar dengan selamat dari ruang yang terbakar tersebut.
Sama halnya dengan Sales Executive yang takut mempunyai keinginan membeli apartment senilai Rp. 200 juta tersebut. Bila dia mampu mereset pikiran dan menghilangkan filter traumatic serta fokus dengan keinginannya, maka langkah yang akan dilakukan adalah menghubungi developer apartment tersebut dan mencari informasi tentang spesifikasi dan cara pembayarannya. Bila semua data telah diperolehnya, maka dia akan dapat menghitung berapa dana yang dibutuhkan setiap bulannya untuk membayar cicilan berikut bunganya. Berdasarkan semua data yang telah diperolehnya, maka dia akan dapat membuat anggaran pendapatan untuk mendukung rencananya itu. Nah, untuk mencapai tingkat pendapatan tersebut tentu dia dapat dengan mudah menentukan berapa target penjualan yang harus diperoleh setiap bulannya.
Last but not least, bila semua rencana ini dilandasi dengan maksud dan tujuan yang baik, maka saya percaya Tuhan akan selalu membukakan pintu rejeki dan jalan baginya.
Memotivasi kumpulan individu didalam sebuah organisasi mungkin tidak semudah memotivasi diri sendiri. Terlebih apabila didalam sebuah organisasi terdapat berbagai tingkat sosial yang berbeda. maka untuk mencapai target tertentu, seorang pimpinan harus bisa memberikan motivasi yang tepat kepada seluruh anggauta organisasi. Namun tidak selalu motivasi untuk mencapai target ini bisa diterima oleh semua anggauta organisasi.
Disamping motivasi perlu adanya suatu provokasi yaitu metode yang hampir sama dengan motivasi namun memberi kesempatan yang sama bagi seluruh anggauta organisasi untuk ikut berkompetisi secara sehat yang disertai stimulasi keyakinan dan manantang kemauan individu untuk melakukan yang terbaik. Provokasi jauh lebih effektif dibandingkan dengan motivasi karena provokasi melibatkan pikiran, perasaan dan menyulut kekuatan bawah sadar untuk mencapai apa yang diyakininya.
Didalam melakukan provokasi, kita perlu mengevaluasi biodata dan keinginan (dream) apa yang ada didalam pikiran setiap individu sebuah organisasi. Dengan biodata yang akurat, maka kita dapat menginspirasikan "New Dream" yang dapat diterima oleh semua pihak.
Tidak semua orang dapat menerima new dream yang kita inspirasikan. Didalam sebuah rapat saya pernah berbicara dengan salah seorang Sales Executive yang tinggal dirumah kontrakan dan yang berpenghasilan mungkin "pas2an". Saya bertanya, "Apakah Anda ingin memiliki sebuah apartment di Mediteranian seharga Rp. 200 juta? Jawaban awalnya (mungkin dengan sedikit kesal) adalah, "Boro2 beli apartment Pak, buat bayar kontrakan aja sering ngutang dulu." Saya kejar lagi dengan pernyataan dan pertanyaan bahwa dream atau keinginan itu gratis, jadi apakah Anda tetap tidak ingin memiliki keinginan mempunyai apartment. Ternyata jawabannya mulai berubah, " Ya saya tahu itu gratis dan tidak ada salahnya kita memiliki suatu keinginan, tapi apakah keinginan saya memiliki apartment realistis dibandingkan penghasilan saya. Apakah saya tidak ditertawakan anak & istri saya kalau saya ceritakan dream saya itu?
Ternyata masih banyak orang disekitar saya yang hidup tanpa berani memvisualisasikan impiannya, apalagi membahas dengan orang lain. Mungkin saja tanpa impian dan harapan kita juga bisa hidup dengan layak tapi menurut saya hidup yang demikian adalah hambar.
Sebagai orang yang beragama mungkin kita tahu bahwa Tuhan itu Maha Pengasih, Pemurah dan Penyayang, tapi bagaimana mungkin kita mengharap sesuatu dari Tuhan kalau kita sendiri tidak tahu apa yang kita inginkan.
Setelah beberapa bulan berlalu tidak berdiskusi dengan Sales Executive tadi, saya tidak tahu apakah provokasi saya menyulut pikiran bawah sadarnya atau tidak, namun yang jelas penjualan beberapa bulan berikutnya meningkat sebesar 500%.
Kesimpulan saya : Motivasi yang dibarengi dengan provokasi akan terus tersimpan didalam pikiran, perasaan dan bawah sadar manusia secara lebih permanen.
Pada bulan Mei 2008 ini kita akan memperingati peristiwa besar yaitu Peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional, yang merupakan masa bangkitnya semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan 350 tahun. Masa itu diawali dengan dua peristiwa penting yaitu lahirnya Boedi Oetomo (1908) dan disusul 20 tahun kemudian peristiwa Sumpah Pemuda (1928). Bila pada saat itu Dr. Sutomo, Dr. Tjipto Mangunkusumo dan kawan2 tidak memiliki keinginan untuk merdeka, mungkin Indonesia masih dijajah oleh Belanda atau bangsa lain hingga saat ini.
Dari peristiwa ini mungkin kita perlu bertanya apa yang dimiliki oleh seorang Sutomo dan Tjipto Mangunkusumo pada saat itu ? Apakah mereka memiliki persenjataan yang hebat atau apakah mereka memiliki dukungan dan restu dari Presiden Amerika sehingga mereka bisa merubah pikiran bangsa Indonesia untuk merdeka ? Jawabannya sangat sederhana, mereka hanya memiliki suatu keinginan yang sangat kuat untuk bebas dari penjajahan Belanda yang telah membuat sengsara bangsa Indonesia selama 350 tahun. Mereka juga ternyata mampu mengekspresikan pikirannya kepada bangsanya untuk segera bangkit dari ketidakberdayaan. Pada masa itu rasa kebersamaan terasa begitu sangat besar karena masyarakat merasa senasib.
Sangat menarik peringatan hari yang sangat bersejarah ini kita jadikan suatu bahan review akan apa yang telah dan yang akan kita lakukan untuk menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang disegani oleh bangsa lain. Tentu semuanya ini harus dimulai dari kita sendiri. Bila kita mempunyai keinginan yang sangat kuat seperti tokoh kita diatas, maka tidak mustahil apa yang kita impikan akan menjadi kenyataan. Namun apakah kita mau mempunyai keinginan yang sangat kuat seperti itu. Pada dasarnya semua orang memiliki keinginan seperti itu, tetapi tidak semua orang mau meninggalkan kenyamanan yang telah dimilikinya.
Coba kita perhatikan kenapa para gelandangan yang diberi rumah penampungan yang lebih layak dan teratur selalu kembali lagi menggelandang dan lebih suka tidur dibawah kolong jembatan. Dari beberapa survey yang dilakukan ternyata mereka lebih suka hidup seenaknya tanpa ada batasan tata krama dan etika yang diciptakan oleh kaum berada. Mereka tidak harus mandi 2 kali sehari atau cuci tangan dahulu kalau mau makan, mereka tidak harus membereskan tempat tidurnya karena mereka biasa tidur dimana saja dikolong jembatan cukup dengan alas koran atau karton yang sekali pakai bisa dibuang.
Dari kenyataan tersebut diatas dapat kita garis bawahi bahwa suatu keinginan untuk mencapai suatu target tertentu, diperlukan kesiapan untuk mengalami perubahan atau hilangnya sebuah kenyamanan dan perubahan itu mungkin bisa terjadi secara bertahap atau bisa juga secara total.


