Links Contact Us Terms Add feedback Invite a friend Bookmark

Home Web TV YouTube Radio Members Blogs Photos Groups Buy & Sell Events Polls Articles Web Store
's blog / Social Life - Posts
June 7, 2008June 7, 2008 Add comment1 comments Social Life Social Life

Bangsa Indonesia harus belajar dari Hillary Clinton bagaimana menerima kekalahan dari sebuah kompetisi pemilihan calon presiden. Dari ucapan dan ekspresi Hillary didalam pidatonya di Washington DC kemarin kita bisa melihat kesiapan Hillary menerima kekalahannya dari Barrack Obama dengan kebesaran jiwa. Bila Hillary dikalahkan oleh seorang kandidat yang berkulit putih mungkin saya tidak berkomentar banyak, tapi dia dikalahkan oleh seorang Afro American dan Hillary menerima kekalahan dengan jiwa besar dan malah akhirnya menyarankan pendukungnya memilih Obama sebagai next President adalah sungguh sangat luar biasa. Ternyata keyakinan dan pelajaran yang saya terima dari lingkungan saya dulu di Indonesia salah besar, perempuan juga bisa menjadi pemimpin yang hebat.

 

Bagaimana dengan Indonesia ? Bila kita berdalih bahwa bangsa Indonesia memiliki keragaman etnis, suku, budaya dan agama, Amerika pun mempunyai keragaman yang sama. Bedanya di Amerika perbedaan etnis, suku, budaya dan agama tidak menghalangi sesorang untuk mendapatkan haknya sebagai warga negara. Di Indonesia apakah seorang keturunan Cina dan bukan Muslim secara dejure/defacto bisa menjadi seorang presiden ? Pertanyaan selanjutnya apakah benar Sukarno, Suharto, Habibie, Gus Dur, Megawati dan SBY adalah warga negara keturunan Indonesia asli dan apakah agama Islam asli dari Indonesia ?

 

Bila kita ingin Indonesia Bangkit, maka singkirkan primordialisme yang selama ini mengungkung Indonesia demikian pula perbedaan suku, etnis, budaya dan agama hendaknya kita jauhkan dari domain negara dan pemerintah.

 

Ingat, bangsa lain sedang sibuk memikirkan bagaimana membuat rakyatnya menjadi lebih sejahtera, lha kita ngapain, apakah kita pernah memikirkan saudara2 kita yang hanya makan 1 kali sehari kadang2 tidak makan ? Apakah mungkin Indonesia bisa bangkit kalau rapat kabinetnya hanya disibukkan dengan urusan syahwat dan agama sesat ?

 

Jawabnya ada pada Inul eh.. salah.. rumput yang bergoyang.

TagsTags: hillary 
May 1, 2008May 1, 2008 Add comment0 comments Social Life Social Life

Seorang sopir taxi menunjukkan kepada saya sebuah pelajaran yang berharga 1 juta dollar tentang "Customer Satisfaction and Expectation". Yang biasanya pembicara motivasi akan mengenakan biaya ribuan dollar untuk memberikan pelatihan kepada executive dan staff sebuah perusahaan. Sedangkan saya hanya membayar $12 biaya taxi.

 

Pada saat saya terbang ke Dallas untuk mengunjungi pelanggan dimana waktu sangat sempit dan rencana saya akan pulang pada hari yang sama. Pada saat itu muncullah taxi yang saya tunggu.

 

Si sopir taxi buru2 membukakan pintu untuk saya dan menunggu sampai saya duduk dengan aman sebelum dia menutup pintu taxinya. Setelah sopir taxi itu duduk dibelakang kemudinya, dia mengatakan bahwa koran Wall Street Journal yang terlihat masih terlipat rapi disediakan untuk saya. Kemudian dia menunjukkan beberapa kaset lagu2 dan menanyakan musik apa yang paling saya sukai.

 

Mulanya saya beranggapan ini hanya sebuah acara "Candid Camera" karena saya tidak percaya dengan pelayanan yang baru saja saya peroleh, karena sopir taxi di Dallas atau di Amrik pada umumnya bersikap dingin. Kemudian saya memulai bertanya, "Pasti kamu sangat bangga dengan pekerjaan ini. Pasti ada suatu cerita dibalik semua ini.

 

"Anda benar", katanya, Dahulu saya bekerja di Corporate America. Tapi saya cape karena apa yang saya kerjakan dengan sangat baik selalu dianggap kurang. Maka kemudian saya mencari apa yang yang paling sukai didalam hidup ini dimana saya bisa berbangga dengan apa yang saya kerjakan dengan baik. Saya menyadari bahwa saya bukanlah seorang ilmuwan, tetapi saya menyukai mengendarai mobil. Setelah mengevaluasi diri dan apa yang saya miliki, maka jadilah saya seorang sopir taxi.

 

Satu hal yang saya tahu pasti adalah agar bisnis saya baik, maka saya harus memenuhi harapan pelanggan saya. Tetapi untuk menjadikan yang terbaik didalam bisnis saya, maka saya harus memberikan sesuatu yang lebih dari harapan pelanggan saya. Saya menyukai menjadi yang terbaik dibandingkan dengan yang biasa2 saja.

 

Ini adalah benar2 pelajaran yang sangat berharga yang saya terima dari seorang sopir taxi dan langsung saya praktekkan didalam transaksi saya dengan pelanggan yang berakhir dengan sebuah purchase order senilai $ 1 juta.

TagsTags: inspirasi 
Description
Mike
Posts: 2
Comments: 1
Social Life
Categories
internet (0)
Tags
1 hillary (1)
1 inspirasi (1)

S-community

Copyright © 2008 Community.Computer-Square.Com