| Home | Web TV | YouTube | Radio | Members | Blogs | Photos | Groups | Buy & Sell | Events | Polls | Articles | Web Store |
Articles
Articles
ENTAH BENAR ENTAH TIDAK !!!
tidak ada salahnya untuk lebih berhati hati
.
Subject: Buat yg hobby makan gorengan...
Bener
gak sih??? Buat yg hobby makan gorengan... Temenku punya
pengalaman
juga, waktu beli pecel lele di daerah Jakarta selatan,
ternyata abangnya
tidak menuangkan minyak goreng yang masih diplastik ke
penggorengan.
Tapi malah meletakkan minyak goreng yang masih dalam
plastik ke dalam
penggorengan panas. Sehingga plastiknya meleleh larut
dalam minyak
panas, baru pecel lelenya digoreng dan hasilnya pecel
lelenya crispy!
(crispy= renyah) serem yaaaaaaaaaa .
Kepada semua Tolong baca
ini.
Ini adalah kisah nyata, dan seseorang juga menceritakan hal itu
kepada
saya, yang terjadi padanya di Kedah Tunjang. Saya kira itu juga
terjadi
pada kita juga. Di PERLIS (area pasar malam, dimana mereka
selalu
menjual PISANGGORENG pada sore hari). Pamanku melihat mereka
menggoreng
PISANG GORENG, mereka menambahkan sedotan plastik ke dalam
minyak
goreng panas
(sedotan=yang biasanya kita gunakan untuk
minum), sedotan dilelehkan
/dicairkan melted) ke dalam minyak goreng
panas sebelum menggoreng,
itulah sebabnya PISANG GORENG, UBI GORENG, dll
selalu tetap
crispy=renyah selama beberapa jam. Pamanku tidak dapat
menjelaskan
kenapa. Kemudian dia bertanya kepada mereka, namun mereka
tetap diam,
kemudian pamanku mengatakannya pada ibuku, kemudian
kami
mempraktekkannya dan cara inilah yang membuat makanan tetap
renyah.
Kemudian ibuku berkata, hati-hati pada makanan Thailand juga,
seperti
ikan bilis, bawang goreng, meskipun kita meletakkan nya pada
udara
terbuka selama beberapa jam, makanan tetap renyah (tidak
melempem).
Seperti di CANADA, hanya di tempat kami hujan turun selama 5
kali atau
kurang dalam setahun, jadi bila kita meletakkan roti di udara
terbuka
selama semalam, keesokan harinya rati itu menjadi sangat renyah
atau
kering karena lingkungan disini sangat kering, tetapi di Malaysia,
hal
itu tidak akan terjadi karena disana kelembaban terlalu
tinggi.
Saya pernah ke dataran tinggi Kamerun dengan keluarga
saya, sekitar
pukul 3 sore kami berjalan-jalan disekitar pasar, kami
melihat banyak
penjaja kios melakukan usaha mereka, tiba-tiba sesuatu
menarik
perhartian saya... di salah satu kios, ada sebuah wajan besar
minyak
goreng yang didalam nya ada botol plastik kosong (ukuran 5 1/2
liter),
botol itu pelan-pelan mencair di minyak goreng yang panas dan
saya
terkejut.
Saya kira itu suatu kesalahan yang
dilakukan oleh anak kecil, tetapi
ketika saya melihat lebih dekat, saya
melihat ada beberapa sedotan
plastik chopstick) didalam botol plastik
tersebut, segera meminta
keluarga saya untuk datang dan memeriksanya,
pada saat itu orang tua
anak kecil tadi datang, mereka memandang kami
dengan garang, ... mereka
menggunakan cairan plastik untuk menggoreng
makanan, alasannya agar
makanan yang digoreng tidak
melempem.
Kami mempraktek kannya seperti ini, Minyak goreng
tanpa plastik, makanan
agak melempem setelah beberapa lama. Kemudian
ditambahkan plastik,
kemudian menggoreng lagi ... makanan menjadi
renyah, lebih renyah dari
KFC .

